Selasa, 04 September 2012

Yana Mulyana Gitaris Difabel Nan Memukau – Kreasi Tanpa Batas


Difabel adalah pengindonesiaan dari different abilities people (orang dengan kemampuan yang berbeda). Istilah baru di Indonesia selain istilah tuna daksa, guna merombak pola pikir masyarakat dari pandangan sebelumnya yang cenderung menyepelekan,
Kondisi fisik cacat atau tidak normal bukan sebagai kekurangan atau ketidakmampuan seseorang. Bahkan ada banyak penyandang cacat yang ternyata mampu melakukan beragam aktifitas dan menampilkan potensi diri, yang mungkin orang normal (tidak cacat) pun belum tentu bisa melakukannya.

Saat tulisan ini ditayangkan, selepas duhur, kurang lebih beberapa jam lewat sebelum siaran langsung pertandingan sepakbola perempuan antara Amerika melawan Nigeria di Tv One, ada acara bincang-bincang yang (maaf) saya sendiri tidak begitu memperhatikan apa judul acaranya di Tv One itu, menayangkan penampilan seorang penyandang cacat tangan dan kaki sejak lahir dengan keahliannya bermain gitar dalam berbagai jenis musik.

Dialah Yana Mulyana atau Kang Yana, seorang pemuda Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, yang mampu menghentikan sejenak aktifitas rutin saya untuk menyaksikan penampilannya memainkan dawai gitar elektrik nan memukau.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Juli 2012 sempat juga saya nonton Kang Yana di acara Radio Show Tv One. Mantap abis! Dengan keterbatasan fisiknya, Kang Yana mampu memainkan permainan sulit seperti yang dimainkan oleh Ingwie Malmsteen dan Jimy Hendrick. Saat ditanya seorang penyiar Tv One, Kang Yana menjawab dengan harapan, semoga kelak bisa beraksi musik dengan Iwan Fals tampil dalam satu panggung. Amiin ya Rabbal 'Alamiin.

Allahu Akbar. Ciptaan Allah memang sangat tidak terbatas dan sangat tidak terkira.

Selamat menyaksikan video penampilan Yana Mulyana


BERBAGI


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...